Tertunduk malu ketika menghadapi kenyataan hasil semester ini yang begitu memilukan. Yak semester ini memang benar-benar semester yang benar beratnya. Tantangan akademik yang semakin membingungkan dan kenyataan organisasi yang tak bisa ditinggalkan membuat semua hal dalam semester ini terlihat hitam buram tak jelas arahnya kemana. Bagai tersesat dalam sebuah labirin yang memutar-mutar hidup. Semua momen-momen indah semester ini sirna sudah ketika hasil yang tak diharapkan itu muncul.
Kerinduan pada keluarga pun tertutup akan rasa malu membawa buah hasil keringat setengah tahun ini yang belum bisa membanggakan kedua orang tua ku. Dan kebingungan dalam hati ini bimbang akankah aku liburan di kota kawan tanpa menengok sedikitpun orang-orang yang kucintai di kampung halaman?
Tapi rasa rindu untuk berkumpul ini sangat kuat namun rasa malu ini juga tak kalah kuatnya. Ya Allah Engkau Yang Maha membolak-balikan hati manusia, tolong hambamu ini :(
Yes you can ! :D
(Source: spiritualinspiration)
Yak dengan kesibukan ku beberapa minggu ini memutuskan komunikasi ku dengan keluargaku. Dan sepertinya kedua orang tuaku yang biasanya dalam dua hari sekali menelefonku pun juga lupa akan kegiatan rutin itu.
Dan hari ini ku mengambil inisiatif untuk bertanya kabar pada orangtuaku. Banyak kabar-kabar yang tak terduga muncul begitu saja. Kemarin kakekku sakit dan ayahku sibuk mengantar kakek ke rumah sakit. Biasanya aku selalu diberi update kabar seputar kakek dan nenek oleh ayahku. Namun tidak untuk kali ini.
Sedangkan Ibuku ternyata sedang berada di jakarta saat ini. Biasanya ketika ibuku mau ke keluar kota pasti menghubungiku untuk memberi kabar maupun bertanya minta oleh-oleh apa. Namun tidak untuk kali ini.
Yang terakhir kakak perempuanku yang selalu sibuk dengan organisasi dan kuliahnya di Jakarta tak pernah lagi bertanya kabar dengan ku. Tak pernah berbagi cerita mengenai apapun yang tidak penting dengan ku. Mungkin karena saat hari ulang tahunnya aku tak bisa datang untuk ikut merayakan. Dan kado ulang tahun yang ingin ku berukan pun tak dapat ku berikan karena kami memmang tak pernah bisa bertemu kecuali di saat liburan panjang.
Yah begitulah keluarga kecilku, dengan 4 orang didalamnya yang terpisah oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Namun menyenangkan sekali ketika kami kembali kumpul bersama lengkap tidak kurang satupun. Saat itu akan selalu kunanti. Dan untuk keluargaku kelak yang akan kubangun sendiri semoga kita bisa bersama-sama seterusnya. :)